8.11.11

Habermas dan Mazhab Frankfurt

Habermas berhubungan dengan Mazhab Frankfurt sejak awal karirnya. Di awal karirnya sebagai intelektual Jurgen Habermas dipengaruhi karya Adorno dan Horkeimer, khususnya The Dialectic of Enlightenment (1972). Namun, Habermas menjadi anggota institut tersebut, sebagai asisten peneliti Adorno, tidak sampai pada tahun 1956. Meskipun begitu, pemikiran Habermas dipengaruhi Mazhab Frankfurt dalam beberapa hal.

Pengaruh itu terlihat pada, misalnya, karya Habermas Knowledge and Human Interest (1971a). Teori kritis (critical theory) yang ia tekankan dalam kesimpulan buku itu menggambarkan sejumlah gagasan aliran Mazhab Frankfurt. Pertama, “teori kritis” merupakan istilah yang dipinjam dari Horkheimer. Kedua, model masyarakat kapitalis Habermas berhutang banyak pada model Marxis yang telah dikembangkan oleh Mazhab Frankfurt. Dan, Habermas menggambarkan teori kritis bukan hanya dari sejumlah gagasan Marx, namun juga meminjam pemikiran psikoanalisa Freud.

Pada tahun 1980-an, Habermas kembali mempertimbangkan karya Adorno dan Horkheimer setelah beberapa tahun seolah “meninggalkan” gagasan asli Mazhab Frankfurt. Argumen-argumen Adorno dan Horkheimer dalam The Dialectic of Enlightenment menjadi sumber inspirasi utama dua karya Habermas, yaitu The Theory of Commutative Action (1084a) dan The Philosophical Discourse of Modernity.

Gagasan Adorno dan Horkheimer tentang ketegangan yang ada pada tahap akhir kapitalisme, di mana perkembangan rasionalitas terjalin berhubungan dengan meningkatnya kondisi yang represif pada masyarakat terlihat kuat pada konsepsi Habermas tentang kolonisasi kehidupan dunia. Meskipun, Habermas tetap mengkritik Adorno dan Horkheimer dalam rasio. Menurut Habermas, kedua tokoh ini mengabaikan posisi penting rasionalitas komunikatif ketika mereka melihat bahwa masyarakat kontemporer hanya dikendalikan oleh rasional instrumental.

Habermas dan Mazhab Frankfurt